Mr. Eyes Game

Danger Level : High

What you need :
- Kaca
- Bathtub (yang nggak punya bathtub boleh coba ember besar)
- Satu gelas shot liquor keras untuk adrenaline

- Darah ente kira-kira satu plastik kecil
- Cotton bud

How to play :

1. Tunggu sampai jam 2 malam. Ingat, harus tepat jam 2 malam yak! Letakkan cermin dan bahan-bahan di dekat bathtub.

2. Pelototi cermin yang sudah disediakan selama 2 menit, mata harus melotot selebar-selebarnya dan jangan berkedip.

3. Isi bath tub dengan air sampai penuh, lalu celupkan cotton bud ke darah ente dan setelah itu celupkan ke bath tub. Ini akan memasukkan Mr. Eyes ke rumah anda.

4. Pelototi air di bath tub selama dua menit. Kalau anda melakukannya benar, air di bath tub akan mulai bergelembung-gelembung seperti mendidih. Begitu ini terjadi, lihat ke arah lain sampai berhenti.

5. Setelah berhenti bergelembung, anda bisa melihat kembali ke bath tub. Ada dua kemungkinan di sini. Kemungkinan pertama, tidak ada apa-apa yang terjadi. Ini berarti anda tidak dipilih untuk jadi partner bermain Mr. Eyes. Kemungkinan kedua, anda bakal melihat sesosok tinggi besar dengan jubah bertudung, dan ada luka besar di kepalanya yang mengeluarkan darah. Matanya bakalan hitam saja tanpa ada putihnya. Ini berarti Mr. Eyes suka dengan anda.

6. Jika ini terjadi, jangan khawatir. Mr. Eyes tidak akan melukai anda atau bahkan menyentuh anda. Anda harus menguras bath tub (cukup cabut saja plug nya) dan memecahkan cermin. Selesai. Keluarlah dari kamar mandi dan nikmati sisa hari anda. Tapi JANGAN TIDUR! Karena goal permainan ini adalah menahan tidur selama mungkin, kalau bisa dua hari lebih. Kalau anda tidur terlalu cepat... Mr. Eyes akan mengambil mata anda.

7. Mr. Eyes akan berada terus di dekat anda, kemanapun anda pergi, anda akan terus melihat sosoknya dari ujung mata anda.

8. Jika mau bermain bersama teman anda, jangan lebih dari tiga orang. Masing-masing harus memiliki cermin sendiri dan darah sendiri, yang akan sama-sama dipelototi dan dicelupkan ke air bath tub. Mr. Eyes akan memilih salah satu dari para pemain untuk bermain bersamanya.

How to end:

Tidak ada cara untuk mengakhiri permainan ini. Beberapa narasumber mengatakan sering mendengar langkah kaki tanpa sosok di malam hari, atau ketika terbangun dari tidur di tengah malam, melihat sosok Mr. Eyes sedang berdiri di pojok ruangan memelototi mereka.

Keterangan:

JANGAN MEMELOTOTI MR. EYES.
JANGAN MENDEKATI TEMPAT MENAMPUNG AIR SELAMA MEMAINKAN GAME INI.
JANGAN MEMULAI PERMAINAN SELAIN JAM 2 DINI HARI.
JANGAN MENCOBA MENYENTUH MR. EYES.


Mr. Eyes berasal dari urban legend tentang seorang Rusia bernama Jeffrey Chesnov, lahir di Kadnikov pada tahun 1976. Ia memiliki saudara laki-laki bernama Bob Chesnov, dan ayahnya bernama Eis Chesnov. Sejak kecil, Jeffrey sudah menunjukkan keanehan-keanehan, dan di usia 15, teman terbaiknya adalah "sosok yang tak terlihat dan bukan manusia", membuat ayahnya khawatir.

Eis mencoba membawa Jeffrey ke psikiatris, tapi perawatan apapun tidak ada yang bisa menolongnya. Jeffrey malah semakin terobsesi kepada "sosok tak terlihat" ini. Di usia 18, ia keluar dari rumah ayahnya, dan menuruti apapun perintah "sosok tak terlihat" ini, termasuk melakukan kejahatan.

Jeffrey tertangkap ketika melakukan perampokan, dan dikirim ke rumah sakit jiwa. Ia didiagnosa menderita Antisocial Personality Disorder dan Schizophrenia. Dokter-dokter mengungkapkan bahwa Jeffrey sangat terobsesi pada mata.

Beberapa lama di rumah sakit, Jeffrey semakin meliar sehingga pengadilan memutuskan dia dihukum mati dengan cara disuntik, namun beberapa kali percobaan selalu gagal. Ketika Jeffrey meninggal di usia 24, penyebabnya adalah kehilangan banyak darah (spekulasi mengatakan kepala Jeffrey dipukul dengan kapak). Mayatnya dibuang di sungai Sukhona.

Sejak itu, urban legend mengenai roh Jeffrey yang gentayangan di Kadnikov menyebar bak api. Jeffrey dikatakan akan mengambil mata dari orang-orang yang berani memanggilnya, tetapi hanya pemilik mata yang indah saja yang akan diajaknya "bermain".

About Albert Laia

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.